Penurunan tingkat kejahatan di Dubai meningkatkan perekonomian lokal hingga Dh102,3 miliar, demikian temuan studi

Keamanan Dubai yang kuat dan sistem peradilan yang efisien tidak hanya menghasilkan tingkat kejahatan yang rendah namun juga berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi dan sosial.

Hal ini merupakan inti dari penelitian terbaru yang disiapkan oleh perusahaan konsultan global EY bekerja sama dengan Kepolisian Dubai.

Studi tersebut, yang dilaporkan oleh Sky News Arabia pada hari Jumat, menguraikan skala kontribusi ekonomi dan sosial yang dihasilkan oleh rendahnya tingkat kejahatan di Dubai – “yang merupakan hasil langsung dari upaya berkelanjutan Kepolisian Dubai untuk meningkatkan keselamatan dan stabilitas publik.”

Menurut penelitian tersebut, penurunan tingkat kejahatan dalam beberapa tahun terakhir di Dubai berkontribusi dalam mendukung perekonomian lokal sebesar Dh63,9 miliar hingga Dh102,3 miliar, setara dengan 14-23 persen perekonomian Dubai pada tahun 2024.

Studi ini juga menunjukkan bahwa Kepolisian Dubai, sebagai lembaga dan landasan sistem keamanan dan peradilan emirat, secara langsung terkait dengan kontribusi ekonomi (terhadap produk domestik bruto, atau PDB) yang berkisar antara Dh31,8 miliar hingga Dh50,9 miliar per tahun, setara dengan 7-11 persen PDB Dubai.

Polisi Dubai dibentuk pada tanggal 1 Juni 1956, hampir 15 tahun sebelum UEA dibentuk. Kepolisian awalnya beroperasi dari Benteng Naif yang bersejarah sebelum dipindahkan ke markas besarnya saat ini pada tahun 1973.

Kepolisian Dubai termasuk yang pertama di kawasan ini yang menerapkan teknik penegakan hukum tingkat lanjut, dan studi EY telah “mengkonfirmasi bahwa peran Kepolisian Dubai lebih dari sekadar mengurangi tingkat kejahatan. Pihak berwenang juga meningkatkan kepercayaan masyarakat, membantu meningkatkan kualitas hidup, dan menjadikan Dubai sebagai tujuan wisata dan bisnis pilihan.

Penggerak bisnis dan pariwisata

Menurut studi EY, “keamanan tidak hanya menjadi faktor stabilisasi namun juga merupakan pendorong utama pariwisata.” Lingkungan Dubai yang aman telah berkontribusi dalam menarik antara 7 dan 12 juta wisatawan setiap tahunnya, dan Kepolisian Dubai menyumbang sekitar 4-6 juta wisatawan dalam angka ini, mewakili 19-33 persen dari total kedatangan wisatawan.

Dalam hal investasi asing langsung (FDI), kepercayaan global terhadap stabilitas bisnis Dubai karena lingkungannya yang aman berkontribusi menarik tambahan FDI sebesar Dh3,6 miliar hingga Dh5,8 miliar pada tahun 2024.

Kontribusi Kepolisian Dubai dalam hal ini diperkirakan antara Dh1,8 miliar hingga Dh2,9 miliar, setara dengan 1-2 persen dari total investasi asing Dubai.

Analisis ekonometrik

EY adalah salah satu jaringan layanan profesional terbesar di dunia. Perusahaan ini terutama menyediakan layanan jaminan, perpajakan, dan teknologi informasi, termasuk layanan terkelola di berbagai bidang seperti keamanan siber, cloud, transformasi digital, dan AI.

Studi ini mengandalkan analisis ekonometrik yang mencakup data dari 50 negara antara tahun 1995 dan 2021.

Sebagai kesimpulannya, studi EY mencatat: “Keamanan bukan hanya sebuah pilar sosial namun juga merupakan pendorong ekonomi utama yang memperkuat posisi Dubai sebagai tujuan hidup, bekerja, dan investasi yang menarik.” Laporan ini juga menyoroti peran Kepolisian Dubai sebagai salah satu penggerak paling berpengaruh dalam ekosistem pertumbuhan berkelanjutan di emirat tersebut.