Harga emas dan perak di Dubai mengawali minggu ini dengan rekor tertinggi lagi, karena logam kuning tersebut naik melebihi Dh8 per gram pada Senin pagi, di tengah meningkatnya ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan pada Uni Eropa atas kendali atas Greenland.
Menurut data Dubai Jewellery Group, harga emas 24K melonjak Dh8,25 per gram menjadi Dh562, sedangkan harga emas 22K naik Dh7,5 per gram menjadi Dh520,25 per gram.
Di antara varian lainnya, 21K, 18K dan 14K juga diperdagangkan pada rekor tertinggi masing-masing Dh499.0, Dh427.75 dan Dh333.5 per gram. Secara global, emas melonjak menjadi $4671,72 per ounce, naik 1,64 persen, pada pukul 09.25 waktu UEA. Demikian pula, perak juga melonjak menjadi $94 per ounce, namun diperdagangkan sedikit lebih lambat pada $93,19 pada pukul 09.25 waktu UEA.
Tetap up to date dengan berita terbaru. Ikuti KT di Saluran WhatsApp.
Vijay Valecha, chief investment officer Century Financial, mengatakan secara fundamental emas terlihat bullish. “Seiring dengan meningkatnya risiko geopolitik, investor biasanya beralih ke aset-aset safe-haven seperti emas. Kekhawatiran utama mencakup meningkatnya protes di Iran dan meningkatnya ketegangan antara AS dan UE mengenai Greenland, dan AS mempertajam retorikanya.
“Selain itu, Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Trump menandatangani perintah untuk melindungi pasokan logam tanah jarang (rare earth) di AS, sehingga berkontribusi terhadap momentum tersebut. Terakhir, kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve AS masih menjadi kekhawatiran utama. Para pemimpin bank sentral di seluruh dunia menyuarakan dukungan untuk Ketua The Fed setelah Trump mengancam akan mendakwanya,” ujarnya.
Secara teknis, Valecha melihat emas mungkin menghadapi resistensi di sekitar $4,685 pada garis tren naik.
